Kalau kamu baru pertama kali masuk laboratorium, hal pertama yang mungkin bikin kamu bengong adalah deretan alat gelas yang bentuknya macam-macam. Ada yang tinggi ramping, ada yang pendek gemuk, ada yang mirip botol kecil, bahkan ada yang bentuknya bikin bingung “ini gunanya apa?”
Tenang, semua orang yang pernah masuk lab pasti melewati fase itu. Jadi, mari kita bahas satu per satu dengan cara yang sederhana dan mudah dimengerti.
Jenis-jenis Alat Gelas Laboratorium
1. Beaker Glass — alat serba guna yang paling sering dipakai
Beaker glass adalah alat paling “ramah pemula” di laboratorium. Bentuknya sederhana, seperti gelas biasa, dan bisa dipakai untuk banyak hal.
Biasanya digunakan untuk:
- mencampur larutan,
- menampung cairan,
- memanaskan bahan kimia.
Karena multi fungsi, beaker jadi alat yang mungkin akan kamu pakai setiap hari. Tapi ingat, skala ukurannya tidak akurat. Jadi jangan dipakai untuk mengukur volume yang butuh ketelitian tinggi.
2. Erlenmeyer — si botol kerucut yang aman waktu dikocok
Erlenmeyer punya bentuk unik: bagian bawahnya lebar, tapi lehernya sempit. Desain ini bikin larutan di dalamnya tidak mudah tumpah saat dikocok.
Biasanya dipakai untuk:
- titrasi,
- kultur mikroba,
- menyimpan larutan,
- mengocok campuran.
Kalau kamu butuh mengaduk atau menggoyang larutan, ini alat yang kamu cari.
3. Tabung Reaksi — kecil, sederhana, tapi penting banget
Tabung reaksi adalah alat yang hampir semua orang kenal. Kamu mungkin pernah melihatnya di film-film sains.
Tabung reaksi dipakai untuk:
- melakukan reaksi sederhana,
- mengamati perubahan warna,
- pemanasan skala kecil (pakai bunsen).
Alat ini kecil, tapi fungsinya penting. Dan ya, saat dipanaskan harus pakai penjepit tabung—jangan pegang langsung.
4. Gelas Ukur — lebih presisi daripada beaker
Kalau kamu butuh mengukur volume cairan dengan lebih akurat, pakai gelas ukur. Bentuknya tinggi langsing, dengan skala yang jelas.
Cocok untuk:
- mengukur volume sebelum membuat larutan,
- memindahkan cairan dengan takaran tertentu.
Ini adalah alat yang sering dipakai di awal proses pembuatan larutan.
5. Pipet — untuk mengambil volume kecil dengan tepat
Pipet adalah alat yang sangat identik dengan dunia lab.
Ada beberapa jenis, tapi untuk pemula biasanya berkenalan dengan:
- pipet volume (paling akurat),
- pipet tetes (untuk pemindahan cairan biasa).
Pekerjaan analisis kimia atau mikrobiologi nggak bisa lepas dari pipet.
6. Buret — si super akurat untuk titrasi
Kalau kamu pernah ikut praktikum titrasi, pasti kenal alat yang satu ini.
Buret berbentuk panjang dan punya kran kecil di bawahnya.
Dipakai untuk:
- titrasi,
- pengeluaran larutan setetes demi setetes.
Akurasi buret sangat tinggi, jadi cocok untuk pekerjaan yang membutuhkan ketelitian.
7. Labu Ukur — untuk membuat larutan yang benar-benar presisi
Labu ukur punya bentuk bulat dengan leher panjang. Di lehernya ada garis kecil yang menunjukkan volume tepat.
Biasanya digunakan untuk:
- membuat larutan standar,
- melakukan pengenceran presisi.
Kalau konsentrasi larutan harus benar-benar tepat, labu ukur adalah alatnya.
8. Cawan Petri — favorit di laboratorium biologi
Walaupun tidak selalu terbuat dari kaca, cawan petri tetap termasuk alat penting di lab, terutama untuk biologi.
Fungsinya:
- menumbuhkan bakteri atau jamur,
- tempat meletakkan sampel kecil,
- observasi permukaan.
Versi plastik biasanya sekali pakai, tapi ada juga versi kaca yang bisa disterilkan ulang.
Tips Supaya Alat Gelas Tidak Cepat Rusak
Ini penting, karena alat gelas cukup mahal dan mudah pecah.
- Jangan mencuci dengan air panas kalau alat baru selesai dipakai untuk pemanasan. Biarkan dingin dulu.
- Pakai sikat yang sesuai bentuk alat.
- Hindari menumpuk alat gelas sembarangan.
- Cuci segera setelah dipakai supaya residu tidak mengering.
Perawatan sederhana seperti ini bisa memperpanjang usia alat gelas.
Kesimpulan
Alat gelas memang terlihat mirip-mirip, tapi setiap jenis punya fungsi yang berbeda. Begitu kamu paham kegunaannya, bekerja di lab akan terasa jauh lebih mudah dan menyenangkan.
Kalau kamu sedang butuh alat gelas laboratorium berkualitas, hubungi no wa 0851-8309-9765 atau kamu bisa cek koleksi lengkapnya di Shop Jati Perkasa Mandiri.