Perbedaan Clean Bench dan Laminar Air Flow: Mana yang Tepat untuk Lab Anda?

Perbedaan Clean Bench dan Laminar Air Flow Mana yang Tepat untuk Lab Anda

Bagi banyak orang yang bekerja di laboratorium—baik itu penelitian, mikrobiologi, farmasi, atau industri—Clean Bench dan Laminar Air Flow (LAF) sering dianggap sama. Bentuknya mirip, sama-sama punya sistem aliran udara, dan sama-sama digunakan untuk menjaga area kerja tetap bersih.

Tapi sebenarnya, kedua alat ini punya fungsi dan tingkat perlindungan yang sangat berbeda. Salah memilih bisa berdampak pada kualitas kerja, keamanan operator, bahkan risiko kontaminasi.

Mari kita bahas dengan cara sederhana dan mudah dipahami, supaya Anda benar-benar tahu mana yang paling cocok untuk lab Anda.

Apa Itu Clean Bench?

Clean Bench, atau sering disebut Laminar Flow Cabinet, adalah alat yang memberikan area kerja bersih dengan aliran udara steril yang keluar dari HEPA filter.

Tujuan utama bersih dari partikel.
Clean Bench dirancang untuk melindungi sampel atau bahan kerja, tetapi tidak melindungi operator.

Cocok untuk:

  • pekerjaan umum yang tidak melibatkan mikroorganisme,
  • penimbangan bahan kimia kering,
  • persiapan media non-biologis,
  • pekerjaan elektronik atau industri yang butuh area bebas debu.

Tidak cocok untuk:

  • bakteri,
  • virus,
  • jamur,
  • atau pekerjaan terkait agen biologis berisiko.

Karena arah udara mendorong kontaminan keluar dari area kerja, operator justru tidak terlindungi.

Apa Itu Laminar Air Flow (LAF)?

Laminar Air Flow sebenarnya sering dikelirukan sebagai Clean Bench. Namun dalam konteks laboratorium biologi atau mikrobiologi, LAF yang dimaksud adalah Biosafety Cabinet (BSC).

Biosafety Cabinet memberikan perlindungan:

  • untuk sampel,
  • untuk operator,
  • dan untuk lingkungan.

Jenis yang paling umum digunakan adalah BSC Kelas II, yang memiliki sistem sirkulasi udara aman dan menyaring udara keluar agar tidak mencemari lingkungan.

Cocok untuk:

  • kultur bakteri,
  • jamur,
  • sel mamalia,
  • pekerjaan terkait mikroorganisme tingkat risiko rendah hingga menengah.

Tidak cocok untuk:

  • bahan kimia volatil,
  • gas berbahaya (tergantung model).

BSC jelas lebih aman dan lebih lengkap dalam perlindungan.

Perbedaan Utama Clean Bench vs. Laminar Air Flow / Biosafety Cabinet

AspekClean BenchLAF / Biosafety Cabinet
Perlindungan sampelYaYa
Perlindungan operatorTidakYa
Perlindungan lingkunganTidakYa
Cocok untuk mikroorganismeTidakYa
Arah aliran udaraMenuju penggunaMenjauhi pengguna / sirkulasi tertutup
Risiko kontaminasiTinggi untuk operatorRendah dengan penggunaan benar

Dari tabel ini, terlihat jelas bahwa Clean Bench hanya cocok untuk pekerjaan non-biologis, sedangkan Biosafety Cabinet wajib digunakan untuk pekerjaan yang melibatkan mikroorganisme.

Bagaimana Memilih yang Tepat untuk Laboratorium Anda?

Pertanyaan paling penting adalah: apa yang dikerjakan di laboratorium Anda?

Pilih Clean Bench jika:

  • pekerjaan tidak berhubungan dengan mikroorganisme,
  • Anda hanya membutuhkan area kerja bebas debu,
  • operator tidak perlu perlindungan khusus,
  • budget terbatas dan kebutuhan relatif sederhana.

Pilih Biosafety Cabinet (LAF) jika:

  • ada pekerjaan mikrobiologi atau kultur sel,
  • operator perlu perlindungan dari aerosol,
  • Anda perlu keamanan sampel, operator, dan lingkungan sekaligus,
  • lab mengikuti standar biosafety.

Jadi, yang menentukan pilihan bukan sekadar harga, tapi risiko pekerjaan dan standar keselamatan lab.

Kesimpulan

Baik Clean Bench maupun Laminar Air Flow memiliki peran penting, tetapi kebutuhan laboratorium setiap orang bisa berbeda. Jika Anda sedang mencari peralatan laboratorium steril, biosafety cabinet, atau alat pendukung lainnya, Anda bisa langsung cek produk yang tersedia di situs kami atau hubungi no wa 0851-8309-9765