Tips Setup Area Kerja Steril di Laboratorium dengan Clean Bench & HEPA Filter

Tips Setup Area Kerja Steril di Laboratorium dengan Clean Bench & HEPA Filter

Menjaga area kerja steril di laboratorium bukan hanya soal kepatuhan terhadap standar, tetapi juga berkaitan langsung dengan keamanan personel, kualitas hasil uji, dan integritas sampel. Salah satu solusi paling efektif untuk menciptakan lingkungan kerja yang bersih dan terkontrol adalah dengan menggunakan clean bench yang dilengkapi HEPA filter.

Namun, memiliki alat saja tidak cukup. Setup yang tepat menjadi kunci utama agar clean bench dapat berfungsi secara optimal. Berikut tips praktis yang bisa Anda terapkan.

1. Tentukan Lokasi yang Tepat untuk Clean Bench

Penempatan clean bench sangat memengaruhi efektivitas kerja steril. Pastikan clean bench:

  • Jauh dari pintu masuk dan lalu lintas tinggi
  • Tidak berhadapan langsung dengan AC atau ventilasi terbuka
  • Berada di ruangan dengan kebersihan terkontrol

Tujuannya adalah meminimalkan turbulensi udara yang bisa membawa kontaminan ke area kerja.

2. Gunakan Clean Bench Sesuai Kebutuhan Laboratorium

Clean bench memiliki beberapa tipe, seperti horizontal dan vertical airflow. Pilih sesuai dengan aktivitas laboratorium Anda:

  • Horizontal clean bench: cocok untuk pekerjaan non-patogen
  • Vertical clean bench: lebih aman untuk sampel sensitif

3. Pastikan HEPA Filter Berfungsi Optimal

HEPA (High Efficiency Particulate Air) filter berperan penting dalam menyaring partikel hingga 99,97% ukuran 0,3 mikron. Agar tetap optimal:

  • Lakukan pengecekan berkala
  • Ganti HEPA filter sesuai rekomendasi pabrikan
  • Catat jadwal maintenance secara rutin

HEPA filter yang tidak terawat justru bisa menjadi sumber kontaminasi baru.

4. Terapkan SOP Kerja Steril yang Konsisten

Peralatan canggih harus didukung oleh prosedur kerja yang disiplin, antara lain:

  • Membersihkan permukaan clean bench sebelum & sesudah digunakan
  • Menggunakan alkohol 70% atau desinfektan yang sesuai
  • Menghindari gerakan berlebihan saat bekerja
  • Menggunakan APD (sarung tangan, masker, jas lab)

Konsistensi SOP sangat menentukan keberhasilan setup area kerja steril.

5. Lakukan Validasi & Monitoring Berkala

Area kerja steril perlu divalidasi secara rutin, seperti:

  • Uji aliran udara (airflow test)
  • Pengukuran partikel udara
  • Audit kebersihan lingkungan kerja

Standar ini sejalan dengan rekomendasi internasional terkait kontrol kontaminasi laboratorium, seperti yang dijelaskan oleh World Health Organization (WHO)

Kesimpulan

Setup area kerja steril di laboratorium dengan clean bench dan HEPA filter bukan hanya investasi alat, tetapi juga investasi kualitas dan keselamatan kerja. Dengan penempatan yang tepat, perawatan rutin, dan SOP yang konsisten, risiko kontaminasi dapat ditekan secara signifikan.

Jika Anda membutuhkan clean bench, HEPA filter, atau konsultasi alat laboratorium, pastikan bekerja sama dengan distributor berpengalaman dan terpercaya. Jika masih ragu Anda dapat berkonsultasi langsung dengan penyedia alat laboratorium terpercaya seperti Jati Perkasa Mandiri, Anda dapat menghubungi no WA 0851-8309-9765 untuk konsultasi lebih lanjut